Blog Entry[Saran]: "Kaidah Penulisan Blog Yang Baik!"Apr 23, '08 1:51 AM
for everyone

Saran Tentang Kaidah Penulisan Yang Baik di Blog...
(Curhat pribadi semoga jua bermanfaat teruntuk saudaraku sekalian)

 

Reply atas tulisan saudaraku Syamsul, (semoga Allah senantiasa memberikan barakah teruntuk saudaraku dan bisa senantiasa berbagi kebaikan dalam ukhuwwah ini):

http://thetrueideas.multiply.com/journal/item/1185/Ajari_Saya_Membuat_Tulisan_Yang_Baik.

'Afwan sebelumnya jika tulisan ini membahas tentang hal pribadi, mohon maaf dengan sangat sekali lagi

Menurut yang ana (pendapat pribadi) pahami...

Kita tak perlu terlalu terpaku dengan hal tersebut

"Kita akan merasa lebih nyaman dan menghasilkan tulisan yang bagus (maksimal) dengan gaya bahasa yang menunjukkan diri kita sendiri"
Yaitu kemampuan yang Allah berikan pada diri kita yang mungkin tiap orang akan berbeda-beda"

Contoh...
Tulisan ana yang sangat memperhatikan pemformatan tulisan (visual) dalam rangka mempermudah pemahaman, mungkin bagi orang lain malah jadi kelihatan ribet, tidak rapi, dan tidak proffessional

Nah buat ana nggak apa-apa, wong niat awalnya untuk semudah mungkin dipahami terutama untuk diri ana (rangkuman pemahaman) sehingga kelak mudah menelaahnya kembali  (tulisan buat nasehat dan amaliah diri ana)
Syukur alhamdulillah jika banyak orang yang cocok dengan style ini

 
Yang Penting (menurut ana sih) Content Tulisanya

"Selama tulisan kita bermanfaat bagi orang banyak (jauh dari kesia-siaan informasi), insya Allah menjadi shadaqah yang berpahala.."

Contoh...
Kadang jiwa ini begitu menggebu-ngebu ingin menyampaikan sesuatu, mengerahkan segenap kemampuan yang Allah anugerahkan namun sayang seringkali terbentur waktu, kesibukan dan kebutuhan dunia riil yang ada (meski akhirnya tetap menyempatkan diri)

 
Juga Membahas Cakupan Topik yang Kita Kuasai

"Para pakar blogging merekomendasikan spesialisasi (niche market) yang akan menunjukkan authority (profile kepakaran) kita"
Dan semisal ada pengembangan topik, dibahas dalam blog kita yang lain (dengan domain atau subdomainya sendiri juga)

Contoh pelanggaran topik adalah blog ana sendiri...

Lihat saja blog ini topiknya macam-macem, karna awalnya memang didedikasikan untuk log internet sekaligus sebagai perantara menguasai internet (lewat media blogging), sekaligus sebagai bentuk apresiasi minat dan kemampuan diri ana dalam bidang tersebut (yang kebetulan banyak bidang yang berbeda-beda). Dan ini memang bawaan diri ana, apalagi blog gratisan ini memang kebetulan blog pribadi dan belum benar-benar menunjukkan company profile)
Action yang sedang ana lakukan...

Mendeveloph blog sendiri (http://indo-blog.com beserta sub-sub domainya), mendedikasikan seluruh kemampuan biar nggak lama-lama dituduh melanggar pakem. Jadi menunggu pengerjaan seluruh proyek http://indo-blog.com selesai

Lama memang karna complicated, mengharap segala curahan kemampuan ada disana. Sehingga cocok dengan kepribadian dan harapan ana (sesuai kekuatan yang Allah amanahkan) untuk beramal dalam banyak bidang tersebut yang mungkin agak (sedikit) kurang lazim...
Silahkan baca disini harapan ana...
http://arrohwany.multiply.com/journal/item/33/Sebuah_harapan

Yaitu berdakwah, salah satunya dengan menjadi seorang penulis multi platform;
Pemaparan dengan kecanggihan ilmu komputer

Dunia Networking, ISP serta Komputer adalah pekerjaan dan hobby ana saat ini >>> tertuang lewat tips-trik

Berisi kebenaran murni dari ad-dalil; al quran dan hadist secara ilmiyyah dan shahih dan lainnya (akal dan pendapat umum manusia mengikuti)

Sebab hanya dengan meniti jalan inilah kita akan bahagia dan selamat, sebuah perjuangan yang terus-menerus disetiap saatnya, saat ini...
Selama Allah masih mengamanahkan nafas dalam denyut hidup ini...

Dijelaskan dengan keindahan bahasa sastra namun tetap mudah dipahami

Kata-kata yang indah (tata bahasa dunia syair) adalah bawaan ana dari dulu. Namun cukuplah sekarang ana berhati-hati dari sebagian kesia-siaan yang menjadi ujian berat didalamnya...
Cukup tertuang (mengkonversi bentuk) keindahan hanya teruntuk Allah dan penghargaan teruntuk para sahabat terdekat serta diri ana sendiri dalam bentuk desah do'a dan menyatu dengan tulisan-tulisan ana
Segala amaliah yang syah secara agama saja, berhati-hati dengan segala ujian kesia-siaan (baik dalam bentuk isinya sendiri maupun  community).
Dan mencukupkan berbahagia dengan beristiqomah, meskipun awalnya sungguh berat....

Penuh kajian hikmah dan sarat muatan psikologis yang sesuai bagi siapapun pembacanya

Hal ini didorong karna awalnya ana seorang introvert akut, sedang ingin sekali menjadi seorang yang bisa memberi sesuatu (berguna) dalam tiap bidang yang ana minati, dalam tiap desah waktu, dalam tiap perjumpaan menyapa...
Maka perlu dorongan semangat kuat sebagaimana harapan untuk menjadi seorang yang mandiri dan contoh bagi adik-adik dan kerabat ana dikampung (sebab ana lahir dari keluarga desa yang biasa-biasa saja, jauh dipelosok desa Demak hanya dikelilingi sawah dan rawa. Hanya karna kemurahan Allah belaka diberikan waktu dan sarana belajar yang cukup)

"Semoga Allah yang maha pemurah membalas kebaikan orang-tua dan kakak ana selama ini dengan balasan yang jauh lebih baik diakhirat kelak
Serta semoga diri ana mampu membalasnya jauh lebih baik lagi"
Aamiin...

Mampu membakar semangat jiwa-jiwa muda

Karna ana merasa masih muda, tapi sudah menginjak 27 tahun 

Memberikan nuansa baru dan kreativitas lebih

Belajar menjadi seorang yang kreatif dan progresif

Dan menjadi amal yang bermanfaat bagi siapapun

Praktis dan solusif, bukan sekedar keluh-kesah

Contoh 'ulama teladan (dalam hal ini): Ibnul Qayyim

Dengan segala keluasan ilmu beliau beserta kedalaman wawasan dalam tiap bahasan...

 
Dan Betapa Penting: "Istiqomah" Dalam Tiap Sisi Kehidupan Kita

Kita memang benar harus berusaha (berikhtiyar) menjadi seorang yang tiap saatnya beristiqomah dan hidup penuh nasehat kepada diri sendiri...
Insya Allah jiwa dan ketulusan kitapun akan tertuang dalam tulisan-tulisan kita  dan tiap amaliah kita...

Bukan sekedar orang yang ikut-ikutan (mubtadi')...

وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ

“Dan jika kamu hanya mengikut orang ramai di muka bumi ini niscayalah mereka akan menyesatkan kamu dari jalan Allah”  (Al-An’am : 116)
Pentingnya disini jua dalam tulisan kita adalah berusaha senantiasa bertaubat dan memperbaiki tulisan kita

Jangan pernah menganggap ada kemapanan dalam tiap tulisan kita. Maka anggap saja tiap tulisan kita masih coretan berserakan yang besoknya semisal kita baca lagi masih banyak kesalahan untuk diperbaiki
Sebab sekiranya ada kesalahan harus segera kita koreksi dan memberi penjelasan (tabayyun) pada pembaca akan mudharat yang ada padanya...
Mari mengingat ayat Allah ini...

 وَمَا أُوتِيتُم مِّن الْعِلْمِ إِلاَّ قَلِيلاً

“… Dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit"  (Al isra’: 85)
Maka pentingnya kita belajar dari apa yang pernah kita lakukan sebelumnya, maka penting juga mengkaji tulisan-tulisan kita sebelumnya secara lebih jernih...
Berusaha untuk menjadi seorang hamba yang bertanggung-jawab...

 وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْؤُولاً

"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung-jawabanya" (Al isra’:36)

Inilah jua yang membuat ana bertaubat untuk beberapa jenis tulisan ana, seperti bahasan disini: Mengapa_Ana_Sering_Menulis_dalam_Bahasa_Puisi
Mengingat firman Allah ini...

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu" (At tahrim: 8)

 
Pentingnya keikhlasan Hati serta Kesungguhan Menyebarkan Kebaikan (Manfaat) Dalam Rangka Fastabikhul khairat

Dengan mengusahakan kata-kata dan tulisan yang senantiasa bermakna dan bisa dipertanggung-jawabkan (mengutamakan sebagai nasehat dan amalan bagi diri sendiri) dan ajakan bersama-sama bersegera memperbaiki amalan
Mengingat ayat ini..

 كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik  (Surat Ali Imran: 110)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

'afwan sekali lagi jika topik kali ini banyak membahas tentang ke-aku-an diri ana, karna mungkin inilah yang ana lakukan dan coba ana usahakan (bukanya ana merasa sok tahu atau merasa lebih pengalaman sedang ana juga masih muda, belum banyak hal yang telah ana sumbang-sihkan dalam hidup ini). Jadi karna inilah yang paling ana perhatikan dan ana lakukan sendiri saat ini..

Menyadari bahwa diri kitalah yang kelak akan mempertanggung-jawabkan dihadapan  Allah, bukan orang lain. Dan didunia ini kehadiran kita bukanlah untuk hal sia-sia, sedang keberadaan dan ketiadaan diri kita bukanlah karena kehendak kita sendiri, semua dari Allah-lah datangnya...

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ

“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?”  (Q.S. AL-MU’MINUN:115)

Semoga ada hikmah dan manfaat saudaraku sekalian dapatkan dan permohonan maaf sekali lagi) akan ke-aku-an diri ana ini

"Hamba memohon ampun kepada Allah (jua teruntuk pembaca sekalian). Semoga kita semua senantisa diberi hidayah dan dipermudah menuju jalan keselamatan akhirat"

Hamba yang lemah, begitu mengharap kekuatan dari Allah

Muhammad Ulinnuha

Silahkan baca juga:
Jadi Seorang Blogger Hebat
Metode Cepat Kuasai Internet
Blog sebagai media dakwah

Sekiranya berminat, silahkan download format asli (Ms Word) dibawah ini:

Attachment: Saran Tentang Kaidah Penulisan Yang Baik di Blog.doc
Attachment: [Saran]_ _Kaidah Penulisan Blog Yang Baik!_.pdf

10 CommentsChronological   Reverse   Threaded
annilasyiva wrote on Apr 23
apakah menulis itu susah ?

*tercenung*
arrohwany wrote on Apr 23
apakah menulis itu susah ?

*tercenung*
Menurut ana:
sekedar menulis itu sangat mudah
"Namun menulis yang benar-benar menjadi tulisan yang hidup dan juga permata hidup kita itu yang susah"
"Akankah tulisan kita kelak bisa dipertanggung-jawabkan disisi Allah"
"Tulisan yang benar-benar mengharap wajah (ridha) Allah dan bukan sekedar mengharap ridha selainya"
udoyamin wrote on Apr 23
syukron udah berbagi, smoga Allah membalasnya berlipat ganda. amin
brotherihda wrote on Apr 23
makasih mas...
utheyabdullah wrote on Apr 23
terimakasih atas ilmunya.
:)
ainulhuda wrote on Apr 23
Syukron kerana berbagi ILMU (",)
abumuslimsalafi wrote on Apr 23
terimakasih anta sudah berbagi
thetrueideas wrote on Apr 23
jazakallah khairan untuk sarannya mas Muh
hafirahsfarhsa wrote on Apr 23
syukran udah dapat sedikit ilmu di sini. :-)
fityani wrote on May 27
syukron kak,,,udh berbagi ilmu..^_^
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help