Abu's posts with tag: prospek-bisnis
Banyak alternative bisnis yang bisa dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga. Kalau Anda memiliki hobby atau keahlian yang bisa menghasilkan income, itu bagus. Jika tidak? Bukan berarti tidak punya kesempatan untuk membantu menopang perekonomian keluarga. Jadi, CIPTAKAN kesempatan itu! Bisnis Laundry adalah salah satu alternative yang mudah dan tidak memerlukan modal besar. Keahlian? Rasanya semua orang bisa melakukannya. Asal tahu caranya. Market yang dituju tentu saja bukan hotel berbintang atau perusahaan besar yang membutuhkan mesin laundry yang cangih dan sangat mahal Lihatlah di sekeliling kita, semua orang berganti pakaian setiap hari. Mereka semua adalah peluang. Pak Fen (mentor saya di Entrepreneur University) pernah mengatakan, selama orang di dunia ini masih memakai baju, bisnis laundry tidak akan pernah mati. Saya setuju!
Memulainya sangat mudah, karena mencuci dan menyeterika adalah salah satu tugas rutin setiap ibu rumah tangga, jadi hampir setiap ibu rumah tangga pasti tahu bagaimana memilah pakaian supaya hasil cucian bersih dan tidak saling melunturi. Begitu pula dengan cara menyeterika dan melipat agar pakaian yang sudah tersusun rapi tidak mudah kusut lagi.
Modalnya? Bukankah di rumah sudah ada mesin cuci, tempat menjemur dan alat setrika? Manfaatkan saja dulu yang ada di rumah. Beberapa perlengkapan tambahan seperti keranjang, hanger, dan kantong plastik bisa dibeli dalam jumlah sedikit terlebih dahulu. Karena seperti semua usaha yang baru berdiri, proses pengenalan ke calon customer butuh waktu dan bertahap.
Jika semua peralatan sudah tersedia, langkah selanjutnya anda membutuhkan brosur dan pamflet untuk menyebarkan pengumuman tentang usaha anda. Buatlah brosur yang sederhana tapi menarik. Penyebaran brosur dan pamflet harus tepat sasaran, siapa market yang anda tuju. Apakah pasangan muda yang dua-duanya bekerja, mahasiswa, pekerja pabrik, karyawan toko, karyawan kantor (tempat suami anda bekerja mungkin?) Tentukan jenis pelayanan laundry yang mengena untuk calon customer anda, apakah kiloan, satuan, atau bulanan Agar bisnis anda bisa tetap bertahan, kunci pertama harus sabar. Pada saat awal, jangan kaget kalau pelanggan yang datang hanya satu atau dua orang. Tapi jika anda bisa menggaet hati mereka dan membuat pelanggan pertama anda merasa nyaman melaundrykan pakaiannya di tempat anda, dijamin dia akan merekomendasikan ke teman-temannya. Dan jika pada bulan keempat, kelima atau keenam pelanggan anda sudah mulai banyak, inilah saatnya anda merekrut karyawan. Jika ini tidak dilakukan, maka waktu anda akan tersita mengurus bisnis dan sedikit melupakan tugas utama anda sebagai ibu rumah tangga. Jangan terlalu berhitung untuk berbagi rejeki dengan orang lain. “Saya tidak khawatir dengan gaji karyawan, sebanyak apapun jumlah mereka, karena setiap orang memiliki rejekinya masing-masing”.
Setelah memiliki karyawan dan jumlah pelanggan semakin banyak, bukan berarti semuanya akan selalu baik-baik saja. Masalah sekecil apapun akan selalu timbul di hadapan anda, dan itu adalah resiko dalam hidup. Jadi, selalu tingkatkan bekal anda dengan membaca buku, menambah relasi, mengikuti seminar atau pelatihan secara berkala. Karena kegiatan itu sangat bermanfaat untuk “mengasah pisau” kemampuan dan kemandirian kita. Selamat berkarya! Oleh : Widyawati Irada Owner Familia Laundry www.familialaundry.com http://www.yukbisnis.com/?pilih=lihat&id=86
Saat ini kebutuhan akan rumah petak untuk disewakan pada kalangan berpenghasilan menengah kebawah rasanya bisa jadi salah satu alternatif pemasukan bagi kita yang kebetulan mempunyai modal berupa (atau untuk membeli) sebidang tanah dan penambahan biaya bahan bangunan sederhana. Apa saja yang kira-kira dibutuhkan dan perlu dipertimbangkan dalam mempersiapkan bisnis sewa-menyewakan rumah petak ini? Simak beberapa masukan berikut dari anggota milis Dunia Wirasausaha. Hal pertama untuk menentukan bagus tidaknya prospek bisnis rumah petak dimasa yang akan datang adalah lokasi. Anda bisa membeli atau membangun rumah petak di daerah dekat pabrik misalnya, tentunya dengan harapan agak kelak para buruh pabrik akan memerlukan rumah petak anda untuk disewa. Biasanya harga sewanya adalah antara Rp 200,000 sampai Rp 250,000. Contohnya daerah Cibinong. Sebuah harian yang terkenal dengan iklan barisnya baru-baru ini menawarkan iklan sebagai berikut: dijual rumah berlantai 250m2 yang terdiri dari empat buah rumah petak dimana listrik dibagi untuk empat rumah tersebut, tandon air satu buah seharga 180 juta dengan perkiraan sewa antara Rp 250,000 – Rp 300,000 per rumah. Nampaknya, koran pun bisa menjadi masukan kita untuk mencari dan menentukan lokasi penyewaan rumah petak sekaligus membandingkan harga-harga.
Lokasi strategis lainnya adalah yang berada di wilayah perkantoran atau kampus Tentunya rumah petak disewakan sebagai kos-kosan dengan fasilitas yang lebih lengkap sehingga bisa disewakan dengan tarif Rp 300,000 – Rp 400,000 per kamar per bulan. Tarif ini disesuaikan lagi dengan utilitas yang disediakan atau ditanggung oleh pemilik seperti listrik dan air dan fasilitas lain seperti TV, AC dan komputer. Suasana juga akan ikut menentukan tarif sewa. Kebanyakan mahasiswa yang jauh dari orang tua (walau satu kota sekalipun) cenderung memilih rumah kos yang terasa homy. Misalnya dengan pengadaan lahan hijau (taman belakang) rumah. Pembayaran Sewa Perbedaan dalam hal pembayaran untuk rumah petak biasa dan kos-kosan biasanya tidak menggunakan kontrak sewa (kebanyakan). Para mahasiswa membayar lebih dulu dimuka untuk tiga bulan pertama, selanjutnya pembayaran perbulan seperti biasa. Masalah yang mungkin timbul dalam hal pembayaran adalah penagihan uang sewa. Hal ini menjadi penting karena selalu saja ada kemungkinan penghuni yang 'bandel' dan mangkir dalam hal pembayaran. Karena itu, sangat disarankan untuk: · Mempunyai data yang lengkap tentang calon penyewa dan memastikan bahwa data-data tersebut benar adanya. · Mempunyai referensi yang jelas tentang darimana calon penyewa mengenal kita. · Untuk kos-kosan sangatlah penting mempunyai Ibu atau Bapak Kos untuk mengawasi kegiatan yang berlangsung sehari-hari (faktor kedekatan dan kenyamanan hubungan antara penyewa dan yang menyewakan bisa jadi faktor penting dalam hal kelancaran usaha) atau paling tidak, ada satu orang pengawas harian. · Yang lain adalah meminta bantuan tetangga mengecek kos-kosan secara berkala walaupun hal ini menjadi alternatif paling terakhir. Dua contoh pembayaran tiga bulan didepan: Pertama bulan 1: bayar 3 bulan bulan 2: bayar 1 bulan bulan 3: bayar 1 bulan, dst. bulan N-2: tidak membayar bulan N-1: tidak membayar dimana N adalah bulan penyewa keluar dari kos Kedua (biasanya lebih mudah diterapkan) X menyewa mulai Januari 2004. Pada saat masuk, X membayar untuk bulan Januari, Februari dan Maret. Mulai bulan April X membayar bulanan seperti biasa. Penyewa Lelaki atau Perempuan? Ada yang berpendapat bahwa rumah petak atau kos-kosan yang disewa penyewa lelaki lebih gampang untuk dirawat secara kebersihan. Namun rasanya sih ini hal yang sangat relatif, tergantung pada individunya. Yang perlu ditekankan untuk para penyewa kos misalnya masalah kamar mandi dan toilet. Adanya larangan utnuk membuang bekas tissue atau pembalut wanita kedalam wc adalah hal yang penting untuk menghindari terjadinya bongkar pasang WC karena penyumbatan. Masalah lain seperti rokok yang dapat merusak karpet atau furniture (bila ada) juga penting untuk dikemukakan sejak awal masa sewa. Beberapa pengalaman menyebutkan bahwa bisnis penyewaan dan atau kos-kosan biasanya sudah bisa BEP ditahun ke-3. bahan bacaan: http://www.kontan-online.com/04/36/properti/prp.htm Oleh: Nadia Yuniardo dan Dini Shanti untuk Buletin Dunia Wirausaha http://www.yukbisnis.com/?pilih=bis_kost
Memulai sebuah usaha biasanya perlu banyak pertimbangan, antara lain, jumlah modal yang dibutuhkan. Bila tertarik untuk memulai sebuah usaha dengan modal yang relatif tidak membutuhkan biaya besar (bila dibandingkan dengan bisnis lain tentunya), nampaknya franchise yang satu ini cukup memberi peluang. Franchise Fresh Corn yang saat ini banyak terdapat di berbagai plaza, mall dan tempat-tempat strategis lainnya, masih menjadi salah satu pilihan untuk membangun sebuah usaha makanan yang cukup simple penanganannya. Sebuah artikel dalam Kontan beberapa waktu yang lalu menyebutkan bagaimana seorang pembeli franchise jagung ini yg mempunyai beberapa gerobak (franchise fresh corn) berinisiatif membuka gerobak jualannya di rumah sakit yang kemudian dalam jangka waktu dua bulan bisa langsung balik modal. Menurutnya, franchise jagung memang kurang laku jika dibuka di food court dan akan lebih berpotensi bila dibuka dekat tempat orang banyak lalu lalang karena lebih berupa cemilan, bukan makanan utama. Salah satu franchise jagung yang dapat dihubungi adalah Daily Fresh dengan alamat sebagai berikut: PT Sarana Pangan Makmur Jl. Asem 2 No. 10 Cipete, jakarta Selatan Telpon 7504688/7504694 Fax 7504693 Info untuk menjadi agen antara lain: Sistemnya beli putus dengan biaya sbb: 1. Biaya Rp 10,000,000,- ( termasuk freezer kapasitas 50kg jagung), belum termasuk jagungnya sendiri. 2. Jika tanpa freezer, Rp 8,000,000,- belum termasuk jagungnya. 3. Kita akan terus berhubungan dengan PT. Sarana Pangan Makmur ini dalam hal pembelian jagung serta peralatan yang dibutuhkan dalam penjualan seperti cup, tutup cup dan sendoknya. Sebagai pembeli kita perlu menyiapkan tempat juga penjaga – ilustrasi di Kontan yang disebutkan diatas, kira-kira akan memerlukan dua orang dengan gaji @Rp. 1,000,000,-/bulan. Sebagai gambaran: Jagung 5 kg @18,000 Salesperson 2 orang @400,000-500,000 Cup Set @450 Kita juga harus memperhitungkan bensin, sewa tempat serta bahan-bahan lain seperti menrega, keju, susu. Cara aplikasi: Ajukan applikasi via fax ke bagian marketing dengan mencantumkan nama, alamat, telpon, fax, copy KTP juga lokasi yg akan dipakai berjualan. Selanjutnya menunggu follow up dari mereka untuk masalah pembayaran dan kontrak. Oleh: Nadia Yuniardo & Dini Shanti untuk Buletin Dunia Wirausaha http://www.yukbisnis.com/?pilih=bis_franchise
Kalau kita baca disurat kabar mengenai lowongan kerja, ternyata banyak sekali penawaran kerja yang dipasang. Namun kenapa kok sampai sekarang masih banyak tenaga pengangguran, atau bagi yang sudah mendapatkan pekerjaan, ternyata sebagian besar tarap hidupnya masih kembang kempis. Artinya apa sih ..?. Memang penawaran kerja cukup banyak, namun banyak juga calon tenaga kerja yang melamar, ternyata kemampuannya tidak cocok, nggak siap pakailah gitu istilahnya. Dan bagi yang sudah bekerja, ternyata juga masih banyak yang belum mendapatkan posisi yang pas dengan kemampuan yang dimiliki. Contohnya, teman saya keluaran salah satu perguruan tinggi, namun kerjanya hanya sebagai clerical saja atau ada juga lulusan D3 yang bekerja di mall, ngga jelas sebagai apa . | Dari pada menganggur, biarlah sebagai "batu loncatan" dulu untuk meraih kedudukan yang diidamkan, kilahnya. | Akibatnya besar pasak dari pada tiang. Kerja kendor makan kuat. Bayangin gaya hidupnya kaya manager, padahal kedudukannya hanya staff saja. Lalu kenapa tidak memilih wirausaha saja sebagai jalan keluarnya ?. Tentunya yang sesuai dengan kemampuan dan keinginan pribadi anda. Memang banyak orang berhayal untuk menjadi wirausahawan, tentunya wirausahawan yang sukses. Namun apa daya, | ketakutan untuk mengambil resiko dan ketidak pastian tentang masa depan, adalah merupakan hambatan utama untuk tercapainya cita-cita tersebut. | Namun tanpa disadari, orang selalu menyalahkan faktor "modal uang"lah yang menjadi kambing hitam. | "Modal wirausaha bukan hanya dana dan usaha. Yang tak kalah pentingnya adalah ketrampilan dan kiat-kiat yang lainnya" | Ngga percaya ?, cobalah simak tulisan tulisan berikut di website ini. Disini Anda akan menemukan bermacam-macam tulisan yang akan memberi semangat Anda, dalam mempertimbangkan berbagai aspek untuk memulai suatu usaha dalam sudut pandang yang berbeda. - Bagaimana mencari sumber MODAL untuk kebutuhan membangun usaha Anda.
- Bagaimana menilai kekuatan dan kelemahan pada diri Anda.
- Bagaimana membuat rencana usaha sehingga menarik orang untuk menanamkan modal pada usaha Anda.
- Bagaimana mengetahui beberapa pertimbangan penting untuk dapat membedakan keberhasilan dan kegagalan rencana usaha yang akan Anda jalankan... dst dst.
| SIAPAKAH ITU WIRAUSAHAWAN ? | Tanpa mengenal dan meyelami apa itu wirausaha dan bagaimana sifat-sifat yang telah dimiliki wirausahawan yang sukses, maka jalan untuk menuju keberhasilan usaha akan menghadapi jalan yang berliku-liku, bukan tidak mungkin menjadi buntu, alias cepat putus asa. Coba klik tulisan dibawah ini. POTRET WIRAUSAHAWAN Dengan mengetahui gambaran seorang wirausahawan sukses, Anda dapat mengetahui mengenai kepribadian yang anda miliki, apakah Anda potensial untuk menjadi wirausahawan atau Anda harus banyak belajar untuk merubah dan meningkatkan kepribadian Anda. | USAHA APA YANG COCOK BUAT DIRI ANDA? | Sebelum memilih kira-kira usaha apa yang cocok buat Anda, sebaiknya cobalah melakukan penilaian atas diri Anda secara jujur. BAGAIMANA MENILAI DIRI PRIBADI KEMAMPUAN DAN PENGALAMAN AKTUAL PUNYAKAH WAKTU DAN KESEMPATAN EVALUASI KEMAMPUAN MANAGEMENT SUDAHKAH MENCARI PELUANG USAHA BAGAIMANA MEMILIH USAHA YANG TEPAT ?? SIAPA SAJA MITRA KERJA ANDA PERLUKAH MEMBENTUK BADAN USAHA APA SAJA BENTUK BENTUK PENDANAAN BAGAIMANA MENCARI SUMBER DANA | APA YANG HARUS DILAKUKAN SEBELUM MEMULAI USAHA ? | Jika anda sudah mempunyai pilihan usaha, jangan langsung begitu saja menanamkan modal Anda. Ingat tidak ada satu usahapun yang dapat bertahan kecuali jika bisa memenuhi kebutuhan yang diingini oleh konsumen. | Bila "kebutuhannya" besar, maka "pemenuhan" yang anda bisa tawarkan pasti akan menjanjikan sekali. | Maka sebelum suatu usaha dimulai Anda haruslah terlebih dahulu dengan cermat : - MEMBUAT BUSINESS PLAN,
- Tanyakan ahlinya mengenai usaha yang akan anda lakukan,
- Lakukan survey terhadap usaha yang sejenis,
- Hubungi pihak Bank, apakah usaha sejenis tersebut masih mendapat dukungan bank,
- Jajaki terhadap lokal konsumen yang ada,
- Siapa-siapa saja pesaing yang akan anda hadapi,
- Survey apakah usaha sejenis sudah jenuh atau menjanjikan,
- Survey bahan baku yang anda perlukan, survey lokasi usaha dll.
| BAGAIMANA MEMBUAT USAHA ANDA SUKSES ? | Begitu usaha anda berdiri dan anda sudah siap dengan produk atau jasa untuk dijual. Artinya anda sudah masuk kemedan perang. | Jika Anda sudah punya usaha, apakah secara otomatis konsumen akan memburu usaha Anda ?. | Dari pengalaman untuk menjawab pertanyaan diatas kayanya sulit sekali untuk mengatakan "iya". Agar usaha beserta produk dan jasanya dapat diburu konsumen, syaratnya adalah usaha, produk dan jasa anda harus diketahui dan dikenal baik oleh pembeli. Caranya ????. Di website ini akan anda jumpai beberapa artikel dan kiat-kiat usaha yang bisa menjadi pedoman untuk anda berwirausaha : BEBERAPA MACAM TEKNIK MENJUAL BEBERAPA KIAT JADI WIRAUSAHAWAN JADILAH WIRAUSAHAWAN YANG MANDIRI KIAT KIAT PROMOSI & PASANG IKLAN JADI BOS, TIDAK CUKUP BILANG "YA" ATAU "TIDAK" DIUNDANG RAPAT, SIAPA TAKUT 10 STEP TO ENTERPRENEURSHIP BAGAIMANA BERWIRAUSAHA ? Ketakutan untuk mengambil resiko dan ketidak pastian tentang masa depan, adalah merupakan hambatan utama untuk tercapainya cita-cita tersebut. TAHAP PERTAMA SIAPAKAH ITU WIRAUSAHAWAN ? Dengan mengetahui gambaran seorang wirausahawan sukses, Anda dapat mengetahui mengenai kepribadian yang anda miliki, apakah Anda potensial untuk menjadi wirausahawan atau Anda harus banyak belajar untuk merubah dan meningkatkan kepribadian Anda. TAHAP KEDUA USAHA APA YANG COCOK BUAT DIRI ANDA?Sebelum memilih kira-kira usaha apa yang cocok buat Anda, sebaiknya cobalah melakukan penilaian atas diri Anda secara jujur, pengalaman, waktu & kesempatan, kemampuan management, list peluang yg ada, siapa saja mitra anda, bagaimana dengan permodalan. TAHAP KETIGA APA YANG HARUS DILAKUKAN SEBELUM MEMULAI USAHA ? Buat rencana usaha yg cermat, Tanyakan ahlinya. Lakukan survey terhadap usaha yang sejenis, Hubungi pihak Bank. Jajaki lokal konsumen. Siapa saja pesaing anda. Apakah usaha sejenis sudah jenuh. Survey lokasi usaha dll. TAHAP KEEMPAT BAGAIMANA MEMBUAT USAHA ANDA SUKSES ? Di website ini akan anda jumpai artikel dan kiat-kiat usaha yang bisa menjadi pedoman untuk anda berwirausaha sehingga sukses. Tipe Orang yg Pas terjun ke : DUNIA WIRAUSAHA -
Berjiwa enterpreneur -
Bisa memanfaatkan diri sendiri & keahliannya -
Bukan tipe orang yg. digaji -
Bisa memasarkan keahlian -
Mau membangun reputasi -
Yakin akan bisa lebih bagus dari yang lain -
Sanggup memberi layanan yg, memuaskan -
Kreatif & inovatif -
Bisa menjadi pionir/pelopor -
Bisa mengkreasikan sesuatu yg. baru dan tidak takut gagal (BMT/Aprilina P) http://wirausaha.itgo.com/wirausaha.htm
Sumber : Mitra Bisnis Sebuah kepercayaan, yang sekarang masih berlaku bagi masyarakat China, khususnya bagi pemeluk Budha dan Kongfutse di Taiwan dan umumnya masyarakat etnis itu di negara manapun, tanaman "Suji" dianggap membawa hoki dan dapat memperlacar rezeki. Bahkan konon kabarnya untuk kesehatan jasmani seseorang, tanaman ini sangat mempengaruhi eksistensi dalam kehidupan sehari-harinya. Entah dari mana asalnya, dan sejak kapan kepercayaan terhadap tanaman itu. "Kalau anda tidak percaya, tengok saja di setiap sudut rumah mereka terlihat pot-pot bunga suji dalam aneka bentuk akan terlihat rapi," kata salah seorang petani suji asal Sukabumi, Ado Nixon (32) kepada "Mitra Bisnis". Di Kab. Sukabumi, saat ini para petani terlihat sangat antusias sekali, mencari atau mengumpulkan pohoh-pohoh suji sampai ke pelosok daerah terpencil. Di kalangan masyarakat Indonesia, tanaman ini juga sudah dikenal lama, yang biasanya dimanfaatkan untuk pewangi penganan khususnya kue. Beberapa negara tetangga, yang datang dan membuka usaha di Sukabumi sangat "interest" sekali pada pengembangan pohon suji yang ditanam tanpa "sengaja" di area halaman rumah mereka untuk diekspor keluar negeri. "Padahal, untuk budidaya tanaman suji sangat gampang, dan murah biaya tanam seluas satu hektarnya," katanya. Tanaman Suji (Drassena SP - latin -red), konon kabarnya cikal bakalnya berasal dari negara Zaire dan Kamerun termasuk jenis Familli Liliceae yang bentuk fisiknya persis bambu. Tanaman ini sangat mudah beradaptasi, dan tumbuh di berbagai jenis tanah dan tempat, bahkan dapat tumbuh dengan baik hanya dengan merendam di dalam air. "Dan perlu diperhatikan, suji sama sekali tidak dipengaruhi cuaca apapun," tutur Ado. Sehingga tidak heran, bila suji di Sukabumi tumbuh di seputar kota hingga di pelosok daerah. Hanya sayangnya, tumbuhan ini masih liar. Dan ini dapat terlihat, di mana suji hanya ditanam di pinggir-pinggir pagar atau pembatas tanah. Dan uniknya, tumbuhan ini dapat terlihat di setiap sudut kuburan. Mengundang Investor Awalnya, tanaman ini tidak mempunyai nilai jual tinggi, bahkan bisa dibilang tidak begitu laku. Namun setelah hadirnya para kreator seni dari Taiwan dan Korea, yang berhasil menampilkan seni serta berbagai macam bentuk kreasi, maka mulailah jenis tanaman ini memiliki nilai jual tinggi. "Namun sangat disayangkan, sampai saat ini tidak ada investor yang peduli menanam modalnya dalam skala besar," tutur Ado. Bagi pembeli seni, hasil kreator suji memandang semakin unik, sulit dan aneh bentuknya, maka semakin tinggi pula harga jualnya. Tanaman ini yang cenderung daunnya selalu hijau melambangkan lestari atau kekal dan keberuntungan selalu bertahan lama hidupnya. Bambu rezeki yang sosoknya beruas-ruas, seolah-olah melambangkan kehidupan manusia akan semakin meningkat tahap demi tahap. Namun sayangnya, sampai saat ini para pengumpul masih mengandalkan bahan baku dengan cara pembelian suji ke setiap rumah yang kebetulan terdapat pohon itu. Tetapi jumlah tanaman tersebut, masih jauh dari permintaan pasar. Padahal, pembeli suji, bukan hanya dari Korea saja. Bahkan di kota-kota besar di dalam negeri pun seperti Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Batam, masih membutuhkan tanaman "hoki" ini. "Untuk memenuhi permintaan pasar ekspor, yang setiap hari membutuhkan suji dalam jumlah banyak hingga kini belum terisi pasarnya," tuturnya. Hambatan pasar dominan untuk para penanam suji adalah, kurang baiknya hasil kreasi, kualitas, dan kuantitas, serta rutinitas, yang bermuara pada permodalan. "Sebenarnya, bila kita menerjuni budidaya tanaman suji, tidak memerlukan biaya tinggi," kata Ado. Sebab banyak petani, yang menilai bahwa permintaan pasar suji hanya berlaku temporer. Padahal, pasaran masih luas apalagi bila menembus pangsa pasar negara-negara yang mempunyai musim salju. Di mana saat musim salju, tanaman mereka yang berada di pekarangan rumahnya berubah menjadi putih. "Mereka percaya, tanaman "bambu rezeki" ini dapat menetralisir racun yang berada di dalam lingkungan mereka," katanya. Kendala lain yang banyak dikhawatirkan oleh para eksportir adalah, peraturan karantina bebas pestisida dan lamanya waktu pengiriman, sehingga menyebabkan tanaman mati sebelum tiba di tempat tujuan. Di sinilah sesungguhnya, keunggulan bambu rezeki ini. Tahan terhadap perlakuan ÔistimewaÕ saat berada di dalam peti kemas selama 20 hari. Belum Terpenuhi Permintaan sekarang dari Korea, serta beberapa negara lainnya, hingga kini masih belum terpenuhi. Pesanan suji berskala besar misalnya, dari Singapura, Malaysia, China, Belanda, dan Kanada belum dapat terpenuhi, karena keterbatasan bahan baku. "Padahal untuk memenuhi permintaan pasar dari Korea saja, bahan baku untuk kreasi yang diperlukan terpaksa membelinya sampai ke Provinsi Lampung dan Bengkulu," kata Ado. Kekurangan ini, tutur Ado dapat dimanfaatkan oleh para petani di sekitar Sukabumi dengan mengolah lahan tidur yang mencapai ratusan hektar. Dan itupun, budidaya tanaman suji hingga saat ini belum secara optimal ditanam. "Alangkah baiknya, para petani dirangsang oleh para investor atau lembaga keuangan yang respek terhadap bidang pertanian," katanya. - RAYA/"MB" TEKNIK BUDIDAYA Secara umum, tanaman suji dapat ditanam tanpa mengenal cuaca dan kondisi tanah. Sekalipun gersang, dapat tumbuh dengan baik. Tetapi tanaman ini, sangat menyukai tumbuh di bawah pohoh-pohon besar yang menjadi naungannya. "Biasanya, lahan tersebut merupakan lahan marginal, tidak dapat ditanami tanaman lain," kata Ado. Banyak orang memilih tanaman suji, untuk disimpan di dalam rumah. Setelah melalui berbagai kreasi, atau sebaliknya tanaman tersebut bisa hidup kekeringan tanpa memperoleh perlakukan istimewa selama 20 hari. I. Pembibitan. Untuk mendapatkan pertumbuhan baik di lapangan, mulailah dengan memilih bibit yang sehat dan segar. Misalnya, dengan kondisi daun yang berwarna hijau segar, dan batangnya keras. Dan ini bisa dilakukan, dengan menggunakan pijitan tangan terhadap batang itu. "Untuk mendapatkan pertumbuhan yang seragam, pilih bibit dari pucuk. Tetapi dapat pula dengan mempergunakan potongan stek batang," kata Ado Nixon. Namun diusahakan mencari batang yang sudah terlihat bakal tunasnya. II. Pengolahan Tanah Tanah sebelum ditanami bibit suji, dibersihkan dari rumput, bisa juga mempergunakan herbisida ataupun cukup dicangkul secara tradisional. Sedangkan pola tanam, bisa dibuat bedengan seperti pada penanaman sayur mayur. Dan lebih ideal, tanah tersebut diberi pupuk kandang dan ditaburi pupuk kimia yang ramah lingkungan. Dibandingkan dengan jenis tanaman lain, suji tidak memerlukan penaburan pupuk secara rutinitas. Ia hanya membutuhkan pupuk dasar saja, dan itupun bisa ditambah dengan pembakaran sisa rumput atau sekam padi. III. Metode Penanaman Bibit setelah direndam selama kurang 30 menit, kedalam air yang sudah diberi fungisida dan zat perangsang tumbuh (ZPT) bisa langsung ditanamkan dalam bedengan dengan jarak antara 15 cm x 15 cm. Berarti untuk satu hektar lahan, bila dihitung efektif 6.000 meter saja bisa diisi dengan 216.000 batang. Bibit ditanam, minimal dibenamkan masuk dalam tanah sepanjang dua ruas. Dan setiap satu minggu sekali, dilakukan penyulaman dengan mengganti bibit yang mengalami pembusukan dengan bibit yang baru. Pupuk susulan, dapat diberikan setelah usia 45 hari setelah tanam (HST). "Tetapi biasanya, para petani melakukan penyemprotan insektisida pada lahan yang siap ditanam," katanya. Penyiangan atau pembersihan rumput, dilakukan selama satu atau dua bulan sekali. Pada saat tinggi tanaman mencapai lebih kurang 50 cm, dilakukan penjepitan dengan bambu agar tanaman menjadi lurus dan tahan terhadap terpaan angin kencang. Hal ini harus dilakukan, mengingat kriteria pembelian tanaman suji harus berbatang lurus. Hama dan Penyakit Penyakit yang sering menyerang tanaman suji, pada saat bibit baru ditanam, biasanya pembusukan batang yang disebabkan oleh sejenis jamur. Namun dapat ditanggulangi dengan fungisida sistemik, misalnya Derosal. Hama serangga yang menyerang, biasanya kutu putih dan itu dapat dilakukan penanggulangannya hanya dengan menyiramkan air melalui penyemprotan. "Tidak memerlukan bahan kimia. Para petani bisa mempergunakan air dengan mempergunakan selang-selang dengan tekanan tinggi," katanya.- Tanaman Liar Itu Kini Jadi Penghasil Dolar Berawal dari pertemuan dengan seorang teman yang kebetulan sekolah di luar negeri (TaiwanÑred). Ia memperoleh informasi, bahwa tanaman suji yang banyak tumbuh di sekitar daerah Sukabumi, bisa menjadi peluang usaha yang mempunyai nilai jual tinggi. "Namun itu harus melalui, kemampuan kreasi dalam berbagai bentuk dan ukuran," kata salah seorang petani suji Sukabumi, Ado Nixon. Setelah melakukan berbagai uji coba, selama kurang lebih empat tahun, hasilnya baru dapat terasa. Ia sekarang sudah mampu menggaji enam orang karyawan, dan puluhan plasma suji yang tersebar di wilayah kota dan Kab. Sukabumi. Setiap bulan, ia dipastikan mengantongi penghasilannya sebesar Rp 3 juta bersih. "Namun, itupun dilalui dengan berbagai rintangan. Bahkan bisa dikatakan, sering mengalami kerugian yang menghabiskan dana puluhan juta," tuturnya. Berdasarkan pengalaman tersebut, ia bersama para petani suji mulai kembali melakukan pembenahan pada struktur pengelolaan yang dianggap masih kurang. Seperti memperbaiki manajemen pemasaran ke arah ekspor. Dan hasilnya, sungguh sanga menggembirakan, mereka berhasil memperoleh pangsa pasar primadona yang setiap saat menerima semua bentuk kreasi suji tetap. "Tetapi sungguh disayangkan, karena kurang memiliki wawasan mengenai pangsa pasar, para kreator seni di Sukabumi terbentur pada persaingan ketat dengan para kreator asal negara Korea," tuturnya. Dan akibatnya, harga yang telah ditetapkan bersama tidak dapat sepenuhnya tercapai. Mereka menyerah, pada kondisi yang telah dipola oleh kreator Korea tersebut. "Karena yang menjadi penyebab utama adalah, kemampuan memiliki modal yang sangat terbatas," kata Ado serius. Sebagai contoh, harga kreasi suji setelah terbentuk menjadi murah dibandingkan dengan harga bahan baku. "Kreator Korea, memandang produk setengah jadi memakan tempat pada setiap kontainer yang akan dikirim ke negaranya. Khususnya, untuk jenis kreasi Kepang," katanya. Setelah mengetahui kendala tersebut, ia mengajak kepada para kreator Sukabumi untuk tidak mudah menyerah kepada harga yang ditetapkan negara Korea. Karena, menurut pengetahuannya, negara ginseng tersebut sangat membutuhkan jenis tanaman tersebut. "Karena itu, seharusnya para kreator suji memiliki satu asosiasi, yang mampu melobi para kreator atau pembeli, baik menegenai harga maupun mutu barang yang dikirim ke luar negeri," kata Ado.- http://wirausaha.itgo.com/suji.htm
Penggemar burung berkicau tentu sangat mahfum dengan nyanyian: whur ketekuk,whurr ketekuk,kuk kuk, yang merupakan suara khas tersebut dilantunkan oleh perkutut yang sedang manggung. Tapi seberapa besar nilai bisnis yang terkandung di balik budidaya perkutut, bisa jadi belum banyak orang yang tak paham. Padahal kalau ditekuni, bukan tidak mungkin nantinya jadi bisnis yang prospektif. Dibanding ternak unggas yang lainnya, perkutut punya beberapa kelebihan. Dari segi tehnis pengelolaan, tidak rumit. Modalnya, juga tidak terlalu besar, hanya investasi awalnya (untuk membuat kandang) saja yang memakan biaya lumayan. Modalnya tidak banyak. Sebagai gambaran, sepasang perkutut paling banter menghabiskan biaya untuk pakan dan obat-obatan sebesar Rp15 ribu/bulan. Sementara untuk beli 5 pasang indukan butuh Rp. 500.000 – Rp. 1 juta. Untuk pembuatan kandang berukuran 90x70x180 cm3 atau 120x60x180 cm3 yang terbuat dari kayu/bambu dan ram-raman kawat, kurang lebih menelan biaya Rp 500 ribu. Kandang tersebut cukup bagi 1 atau 2 pasang. Dalam sebulan sepasang perkutut mampu menghasilkan 2 – 8 anakan dengan harga Rp.200 ribu/pasang. Produktivitas perkutut dapat di tingkatkan dengan menitipkan telur atau anakan ke burung puter sebagai induk semang yang baru. Dengan cara ini perkutut mampu berkembang biak sampai 3 kali/bulan. Bahkan bisa ditingkatkan menjadi seminggu asal induknya diberi vitamin serta pakan yang berkualitas. Tak sulit membudidayakannya Secara tehnis beternak perkutut terbilang mudah. Dalam sangkar kecil seukuran kandang soliter (45x45x65 cm3) sudah bisa. Apalagi disangkar yang lebih besar. Kelebihan perkutut terutama karena mudah dan cepat beradaptasi dengan lingkungan baru didalam sangkar. Disamping itu, perkutut tidak gampang stress, jarang terkena penyakit, pakan melimpah dan murah. Masalah lain yang perlu diperhatikan adalah pemeliharaan, kebersihan lingkungan, sangkar, minuman dan makan. Agar hasil anakan sesuai dengan harapan, ada baiknya lebih dulu mempelajari tehnik perkawinan atau crossing. Tehnik ini perlu dilakukan secara berulang hingga mencapai anakan yang berkualitas. Ujung-ujungnya tentu saja duit. Makin baik mutunya, makin tinggi harganya. Membidik pasar potensial Sejauh ini pasar perkutut masih terbuka luas. Menurut perhitungan rasional, bila 10% dari 210 juta penduduk di Indonesia hobi memelihara burung, itu jumlahnya sama dengan 21 juta, taruhlah yang senang sama perkutut cuma 3 % atau 7 juta orang. Bila setiap orang ingin memiki 3 ekor, tinggal dihitung berapa kebutuhan perkutut di Indonesia. Berdasarkan catatan Persatuan Pelestari Perkutut se Indonesia (P3SI), jumlah peternak saat ini ada 5 ribuan dengan 50 ribu kandang, sedangkan produksi per tahun baru sekitar 500 ribu ekor. Bila diambil rata-rata, setiap peternak menghasilkan 4.400 ekor senilai Rp 220 juta. Segmen Pasar Perkutut Singkat kata, kisaran harga perkutut memang bervariasi. Namun secara umum ada 5 segmen : Pertama, segmen pasar yang menekankan perkutut untuk kepentingan lomba, konkurs atau sejenisnya.Segmen ini tentu membutuhkan perkutut yang berkualitas baik, sesuai aturan main yang ditetapkan P3SI. Tak heran bila perkutut yang didambakannya seharga ratusan juta rupiah. Kedua, Segmen pasar yang menekankan pada sisi peternaknya. Bagi masyarakat peternak perkutut yang di pentingkan adalah kemampuan memproduksi anakannya secara optimal dengan suara dan irama anggungan yang baik dengan demikian harganya pun juga tinggi. Ketiga, Yang mungkin dijangkau masyarakat penggemar perkutut. Segmen ini lebih menekankan unsur gengsi. Jadi, yang lebih menjadikan pertimbangan utama adalah irama yang disukai pemiliknya. Pada segmen ini perkutut akan bernilai jutaan samapai puluhan juta. Keempat, Orientaisnya pada katuranggan. Pemilik meyakini bahwa perkutut dapat membuat pemiliknya memperoleh kebahagiaan, ketentraman hidup dan rezeki melimpah atau tanda-tanda baik lainnya. Masyarakat yang mengetahui bahwa katurangga perkutut yang akan dipelihara bakal mendatangkan kebaikan tentu akan membelinya dengan haraga berapapun. Kelima, banyak orang yang memiliki perkutut dengan pertimbangan unik dan exotis. Mereka yang termasuk dalam kelompok ini akan mampu menghargai perkutut sampai juataan rupiah. Yusroni Hendridewanto (kiriman Anthan Warsita, Surabaya). Analisis Keuntungan Usaha Ternak perkutut - Investasi
- Pembuatan Kandang Rp. 500.000
- Biaya lancar
- Induk 5 pasang
@ Rp 200.000 Rp. 1.000.000 - Pakan 5x Rp. 2.000 Rp. 10.000 - Obat dan
Vitamin Rp. 5.000- Total Biaya Lancar Rp. 1.015.000
- Pendapatan
- Bila setiap induk mampu menetaskan 2 piyik, produksi anakan :
- 5 x 2 x Rp.200.000 Rp 2.000.000
- Keuntungan (C - B) :
- Rp 2.000.000 – Rp 1.015.000 = Rp 985.000
Analisis Keuntungan Usaha Ternak Perkutut Dengan Pengeraman Induk dan Jasa Puter -
Investasi -
Pembuatan kandang dan penyusutan 10 % tahun Rp 1.822.500 -
Pembelian 50 pasang induk @ Rp 200.000 Rp 10.000.000 -
Total Investasi Rp 11.822.500 -
Biaya lancar -
Pakan perkutut Rp2000/bulan/pasang, setahun Rp 1.200.000 -
Pakan puter Rp3000/bulan/pasang setahun (sepasang perkutut butuh 2 pasang puter) Rp 3.600.000 -
Vitamin dan obat-obatan Rp 50.000/bulan, setahun Rp 1.200.000 - Pendapatan
-
Induk langsung pertahun menetas 8 kali harga anakan 10 % dari induk = Rp. 1.000.000 x 8 Rp 8.000.000 -
Menggunakan jasa puter pertahun menetas 24 kali harga anakan 10 % dari induk = Rp 1.000.000 x 24 /tahun Rp24.000.000 Keuntungan Pertahun (C – B) | Memilih perkutut bisa dimulai dari piyikan/anakan. Bisa juga yang sudah dewasa. Berikut ini adalah tips memilih perkutut yang baik : - Sehat, aktivitasnya lincah, fisik baik, tegas, gagah , bulu-bulunya halus dan teratur rapi.
- Tatapan mata tajam tetapi lembut, mata bulat dan bersih, paruh agak lurus normal, kaki warnanya terang.
- Nafsu makannya normal – aktif.
- Suaranya minimal normal atau suara yang memenuhi kriteria yang biasa di sukai penggemar. Lebih bagus sesuai ketentuan P3SI.
- Tahu persis silsilah atau garis keturunan. Ini dimaksud untuk mengetahui mutu nenek moyang perkutut yang akan di ternakan.
Bila dikaitkan dengan konkurs/lomba atas dasar penilaian suara, ikuti kriteria versi P3SI. - Suara depan, dengan ketentuan panjang, mengayun/membat dan bersih.
- Suara tengah, dengan kriteria bertekanan , lengkap dan jelas.
- Irama, dengan ketentuan senggang, lenggang, elok dan indah.
- Dasar suara(air sungai/lantar suara), dengan kriteria tebal, kering bersih dan jernih.
Prinsip Beternak Perkutut dan Pemasaran -
Pilih yang baik dan sehat, baik jantan maupun betina. -
Mempersiapkan kandang, perpasang bisa seukuran 80x80x80 cm atau 60x120x180 cm. Beratap, terlindung dari hujan dan angin posisi tidak terisolir tetapi tenang suasananya. -
Melakukan mendekatkan induk jantan dan betina untuk penjodohan . Umur yang jantan paling tidak 12 bulan dan betinanya 10 bulan. -
Pakan tersedia secara cukup seperti jewawut, milet, biji kenari, ketan hitam, beras merah, gabah mini, pakan ayam 521, dan vitamin. -
Pada saat mengeram (telur 2 butir), induk tidak boleh diganggu, biarkan suasananya tenang. Telur bisa dititipkan ke burung puter. -
Anakan akan menetas selama 14 hari dierami dan piyik akan diasuh induknya selama 25 hari. Pada umur itu, piyik sudah dapat dipisahkan dan dipindahkan ke sangkar perawatan. -
Melakukan silang menyilang dengan kerabat bisa dilakukan untuk mendapatkan mutu perkutut yang digemari para hobiis dan memiliki nilai jual yang tinggi. -
Piyik dalam pemeliharaan pada segala umur laku dipasaran. -
Sistem pemasaran berlangsung secara tradisional, dari mulut ke mulut, secara profesional dan menggunakan cara-cara pemasaran modern. -
Kemungkinan ekspor dalam jangka panajang, sangat terbuka luas anatara lain ke Thailand, (walaupun saat ini kita masih import), singapura, malaysia, Filipina, Suriname (50 % penduduknya dari jawa) dan lain-lainnya. Mengenal lebih Jauh Tentang Perkutut -
Perkutut yang selama ini dikenal adalah perkutut lokal dan perkutut Bangkok. Walau – pun asalnya dari Bangkok, sebenarnya sama saja dengan perkutut Indonesia. -
Pakan utama perkutut adalah biji-bijian, rumput dan padi-padian. Diperternakan tak jarang diberikan beras merah, milet, butiran jagung, campur makanan pabrik dengan kandungan protein tinggi, ditambah vit dan mineral pada makanan atau minumannya. -
Musim kawinnya terjadi pada bulan April- Juni Sarangnya berbentuk mangkuk dan cekung, bertelur 2 butir. Telur akan dierami perkutut jantan maupun betina. Masa pengeraman 14 hari. | http://wirausaha.itgo.com/perkutut.htm
Agrobisnis seperti sumur yang tak pernah kering. Ini bukan omong kosong.ketika industri lain ambruk diterjang badai krisis moneter, sektor ini terbukti tetap tegar. Benarkah ? bagi yang komponen lokalnya dominan, jawabannya : benar. Dibidang peternakan, misalnya, usaha ayam ras(ayam pedaging) langsung terkapar ketika krisis berlangsung. Maklum ayam jenis ini banyak menelan dollar, mulai dari bibit, bahan baku pakan, obat-obatan hinggaperalatan. Lain cerita kalau yang diternakan ayam kampung atau ayam buras(bukan ras) yang 100 % asli Indonesia. Menurut data Ditjen Peternakan, tahun 1998 populasi ayam kampung mengalami peningkatan sekitar 1 % dibanding tahun sebelumnya, jauh berbeda dengan ayam ras yang anjlok sampai 70 %. Produksi telur ayam ras (leghorn) petelur misalnya bisa mencapai 300 butir setahun. Sementara ayam kampung yang dipelihara secara khusus paling banter hanya 100 butir telur. Begitu juga dengan ayam ras pedaging (broiler). Tubuhnya cepat bongsor, dalam 30 hari bisa mencapai 1 kg. Sementara ayam kampung membutuhkan 3 bulan untuk mencapai bobot hidup yang sama . Hanya saja harga daging dan telur ayam kampung lebih tinggi, itu kelebihannya. Keuntungannya jelas Bila serius keuntungan usaha penetasan ayam kampung ternyata cukup menggiurkan. Saat ini harga sebutir ayam kampung Rp 800. Sementara harga seekor anak ayam yang baru menetas atau biasa disebut DOC (Day Old Chick), sekitar Rp 2000 perekor, berarti kalau ditetaskan untungnya lebih dari 100 % ? memang besar. Mencari telur Pada dasarnya tidak sulit asal mau telaten. Sebab, telur bisa diperoleh di kampung-kampung. Pada pemeliharaan trdisional, umumnya setiap induk melakukan perkawinan dengan ayam pejantan. Sehingga telur yang dihasilkan merupakan telur yang bertunas atau yang bisa di tetaskan. Bisa juga melalui penjual jamu gendong, dipasar-pasar lokal juga mudah ditemukan. Mesin penetas Mesin tetas bisa didapat dengan dua cara. Jika punya uang bisa membeli mesin tetas sendiri. Harganya antara Rp 700 ribu hingga Rp 5 juta, tergantung daya tampungnya. Untuk alat yang satu ini, banyak yang dijual disekitar Tangerang. Kalau mau menyewa bisa dicari sekitar Rawa Belong, Jakarta Barat. Akan lebih untung kalau memiliki mesin penetas sendiri dengan kapasitas yang besar. Selain dipakai sendiri, juga bisa disewakan. Pemasaran Tak usah bingung memasarkan anak ayam. Banyak jalannya. Antara lain melalui Koperasi Peternak ayam buras Jakarta. Atau bisa langsung bekerja sama dengan peternak ayam buras. Kalau belum puas dengan hasil anak ayam, bisnis ini bisa dikembangkan sebagai bisnis terpadu. Artinya, selain anak ayam, juga beternak ayam pedaging (broiler) dan telur. Pakan Di buat sendiri Siapa yang tak ingin usahanya berkembang. Untuk itu, ada baiknya seorang peternak juga menguasai pembuatan pakan. Sejak krisis berlanjut, tidak sedikit pengusaha peternakan, baik ayam pedaging maupun petelur, yang gulung tikar. Penyebabnya ya, karena sebagian besar bahan bakunya mengandalkan impor. Sementara pakan dari bahan baku lokal yang sebenarnya dari sisi kualitas tidak kalah, masih jarang dilirik peternak. Dari pada buang duit untuk membeli bahan pakan ternak ada baiknya mempelajari kiat membuat pakan sendiri seperti yang disajikan dibawah ini. (Tabel I & II). Pola usaha ini sudah dujalani Ekok Wakradiharjo, peternak ayam kampung yang bermukim di Jagarkarsa, Jakarta Selatan. Dengan menggunakan pakan lokal ia mampu memetik penghasilan lumayan besar. Dari 1000 ekor ternaknya, minimal setiap bulan mengantungi keuntungan Rp. 1,4 juta. Itu baru dari hasil penjualan ayam kampung pedaging. Jadi belum termasuk telur, ayam afkiran dan kotoran ayam yang belakangan ini jadi rebutan petani karena harga pupuk kimia sangat mahal. AKS(Kiriman Bambang Suharno, Bekasi). | Tabel 1. Komposisi Starter 1 | | No | komponen | penggu- naan% | harga /kg | harga (Rp) | | 1. | Jagung | 53 | 1400 | 742 | | 2. | Bungkil kedelai | 10 | 4250 | 425 | | 3. | Pollar/ dedak padi | 22 | 500 | 110 | | 4. | Tepung ikan | 12 | 4000 | 480 | | 5. | Tepung tulang | 3 | 2250 | 67,5 | | | Total | 100 | | 1824,5 | | Tabel II: Komposisi Starter 2 | | No | komponen | penggu- naan% | harga /kg | harga (Rp) | | 1. | Jagung | 50 | 1400 | 700 | | 2. | Bungkil kedelai | 10 | 2250 | 225 | | 3. | Pollar/ dedak padi | 29 | 500 | 145 | | 4. | Tepung ikan | 8 | 4000 | 320 | | 5. | Tepung tulang | 3 | 2250 | 67,5 | | | Total | 100 | | 1457,5 |
Analisis Keuntungan Usaha Ayam Kampung Pedaging Per 1.000 ekor per 3 bulan | | A. Investasi Kandang dgn biaya perekor @ Rp. 7.000 Rp. 7.000.000. B. Biaya Lancar DOC 1.000 ekor @ Rp. 1.800 Rp. 1.800.000. Pakan a. Starter1 1000 kg @ Rp. 1.824,5/kg Rp. 1.824.500. b. Starter2 1500 kg @ Rp. 1.657,5/kg Rp. 2.486.250. Vaksin dan jamu 1000 ekor x Rp. 150 x 2 Rp. 300.000. Listrik Rp. 100.000 x 3 = Rp. 300.000. Kematian Ternak 10% Rp. 180.000. Penyusutan Kandang (usia 4 tahun) Rp. 145.830. Total Biaya Rp. 7.036.580. C. Pendapatan Ayam ukuran 0,9 kg @ Rp. 14.000/kg x 900 ekor (mati 10%) Rp. 11.340.000. D. Analisis Keuntungan Keuntungan bersih = Pendapatan - Biaya Lancar = Rp. 4.303.420 Catatan : Pakan untuk starter 1 digunakan dari umur 0 hari sampai 4 minggu. Selanjutnya gunakan starter 2 hingga panen sekitar umur 3 bulan. Pada saat tersebut bobot hidup sekitar 0,9 kg/ekor | | Ciri umum bibit unggul | - Bagian tubuh tak ada yang rusak atau cacat. Misalnya kaki utuh dan leher lurus. Otot kempal dan kuat terutama dibagian paha dan dada. Tulangnya juga kuat
- Susunan bulu teratur,saling meng- himpit dan tampak mengkilat. Kondisi bulu yang baik tersebut mencerminkan keadaan kulit yang baik pula.
- Mata cerah dan pandangannya tampak tajam.
- Gerakannya gesit yaitu mudah berontak bila dipegang.
- Ukuran badannya sedang, tidak kurus dan tidak gemuk.
- Induk jantan mempunya jengger yang berwarna merah cerah, kepala tampak kokoh,paruh pendek,tajam dan kuat. Selain itu, keturunannya bukan berasal berasal dari anak induk betina.
- Jarak ujung tulang dada dengan cloaca(dubur) berjarak minimal 3 jari tangan
| | Analisis Keuntungan TELUR TETAS | Biaya Lancar : - Membeli telur tetas 500 butir x Rp 800 = Rp 400.000
- Sewa mesin tetas 500 butir x Rp 100 = Rp 50.000
- Biaya lain-lain = Rp 50.000
- Total Biaya Lancar= Rp 500.000
Pendapatan : - 500 butir x 80 % x 2000 = Rp. 800.000
Keuntungan : - Rp 800.000 – Rp 500.000 = Rp. 300.000
| http://wirausaha.itgo.com/ayam.htm
Usaha toko kelontong kelihatannya sepele. Namun, bila dikelola dengan baik, hasilnya lebih dari lumayan Ditoko kelontong, semua barang yang menyangkut kebutuhan hidup sehari-hari dan harganya terjangkau, bisa dijual. Usaha ini bisa dilakukan di rumah dengan modal relatif kecil dan tidak membutuhkan keahlian khusus. Perputaran barang atau Inventory Turn Over (ITO) untuk setiap barang tentu berbeda-beda. Ada barang yang sangat cepat laku seperti minyak goreng, ada juga yang lambat seperti materai. Namun, kalau menggunakan rata-rata ITO, usaha ini biasanya dihitung selama 10 hari . Hal ini berarti omzet perhari sebesar 10 % dari persediaan barang. Jika persediaan barang sejumlah Rp 5 juta, maka omzet sekitar Rp 500.000,- perhari. Keuntungan kotor yang diambil sekitar 10% dari harga pokok. Jika omzetnya Rp 500.000/hari maka keuntungan kotor mencapai Rp50.000 sehingga dalam satu bulan akan diperoleh keuntunga sebesar Rp1,5 juta. Modal yang dibutuhkan bagi usaha ini tidak besar. Untuk usaha awal dibutuhkan modal sekitar Rp 6,3 juta. Rinciaannya Rp5 juta untuk persediaan barang(modal kerja), Rp 1juta untuk etalase, sedangkan sisanya untuk sewa tempat dan biaya operasional lainnya. Untuk mencoba usaha ini,sebaiknya dipilih lokasi yang padat penduduk dan tidak ada toko sejenis dalam radius 50 meter. Jika diasumsikan satu rumah rata-rata 50 meter persegi, maka akan ada calon konsumen sekitar 150 rumah. Seandainya bisa melayani 100 rumah dan setiap rumah membelanjakan sekitar Rp 5000 perhari berarti omzet yang terkumpul Rp 500.000 per hari. Ini memang hanya perhitungan kasar. Frekuensi belanja (kulakan) sebaiknya 2 – 3 hari sekali. Dengan sistem ini barang yang terjual belum terlalu banyak dan uang yang terkumpul sudah cukup untuk memadai untuk dibelanjakan lagi. Jangan coba-coba menaikkan harga atau berbeda harga dari toko sejenis, karena hal ini akan menyebabkan konsumen lari. Analisa Keuntungan Usaha Toko Sederhana Kebutuhan modal awal Investasi Etalase Rp. 1.000.000 (Penyusutan selama 24 bulan = Rp 41.700/bl) Modal Kerja Rp. 5.000.000 Biaya Operasional per bulan : Sewa tempat Rp. 150.000 Tenaga kerja Rp . 75.000 Transport Rp. 75.000 Lain-lain Rp. 25.000 + Total Biaya Operasional Rp. 325.000 Total Modal Awal (A+B+C)= RP. 6.325.000 - Analisa keuntungan. Pendapatan perbulan Omzet Rp. 500.000 x 30 hari = Rp. 15.000.000 Keuntungan kotor 10 % x Rp. 15.000.000 = Rp 1.500.000 Keuntungan bersih E – (C+A) Rp.1.500.000 – (Rp. 325.000 + Rp. 41.700) = RP 1. 133.300 ================================================ BMT (kiriman Aisyah Achyar, Bogor) Disalin kembali oleh Arrohwany Semoga bermanfaat Sumber:http://wirausaha.itgo.com/kamar9m.htm
Namanya juga bisnis, ya tentu bisa aja segala macam usaha di geluti, yang penting bisa ngga kita melakukannya, senang ngga dengan pekerjaannya dan yang paling penting bisa menghasilkan uang ngga dari bisnis tersebut. Ngga usah muluk-muluk deh, kita bisa mulai dari yang resikonya kecil, dan juga modalnya cuman jutaan. Bisnis laundry begitu juga, dari yang namanya tukang cuci pakaian tetangga sampai tukang cuci sekelas "5 a'sec" yang cabangnya dimana-mana, itu adalah suatu bisnis yang mungkin bisa diambil contoh. Dibawah ini ada tulisan, yang ditulis oleh Bambang Mulatho dan Endang Priyono, berisikan mengenai bisnis laundry yang mungkin bisa jadi ide buat rekan-rekan kalau tertarik untuk digeluti sebelum punya pilihan usaha yang lain. Bisnis laundry ternyata cukup tahan menghadapi krismon. Lihat saja PT. Kreamindo (5 a'sec), Big Mas, Martinizing yang hingga kini tetap berkibar. Begitu pula halnya nasib sejumlah binatu tradisional. Mereka justru makin eksis. Tentunya ada kiat-kiat tertentu hingga mereka sukses membangun usaha tersebut. Menurut pemilik Abarukmo Laundry, Ririn, 30 tahun, sebelum membuka usaha ia pernah bekerja disebuah perushaan laundry. Disitu ia belajar seluk beluk bisnis binatu. Belakangan ia bersama suaminya yaitu Sugondo, Ririn membuka usaha sendiri. Modal awalnya cuma Rp. 3 Juta. Itu sudah termasuk sewa tempat di Jlan Porselin I Rawangun dan pembelian mesin pengering manual yang harus dikontrol setiap waktu. Bandingkan dengan perusahaan lain yang menggunakan boiller. Selama 11 tahun membangun usaha, omzet kotor perbulan sekitar 25 juta rupiah. Bahkan disaat krismon lagi hangat-hangatnya, pendapatan masih diatas Rp. 20 juta. Saat ini Ambarukmo Laundry yang sudah membuka 50 agen memiliki sejumlah pelanggan tetap. Selain perorangan, ada juga yang berasal dari hotel dan pusat-pusat olah raga. Misalnya Hotel Cempaka, Padang Golf Halim, Senayan Golg. Mereka ada yang langsung datang ketempatnya tanpa agen. Beberapa Kunci Sukses Bisnis Laundry : Pilihlah Lokasi yang bagus. Memiliki mesin cuci, mesin pengering dan mesin penggosok. Pastikan kita punya resep untuk penghilang noda. Yang pengalamannya masih nol, disarankan menimba pengalaman dengan menjadi agen. Kemudian tingkatkan pengetahuan mengenai cara menggosok dan cara mencuci yang baik. Untuk pertama kali disarankan mencari rekanan minimal 3 agen. Sebisa mungkin kendalikan sendiri usaha laundry dan memantau langsung mampu atau tidaknya agen. Mengerjakan dengan tepat waktu pesanan langganan dan jangan sampai mengecewakannya. Kalau ada komplain cucian kurang bersih dan minta diulang, harus dilayani tanpa ongkos tambahan. Perlakukan karyawan dan agen sebagai mitra kerja. Tanpa mereka berarti tidak ada uang masuk. Harus bisa megatur keuangan dengan sungguh-sungguh. Mana yang harus didahulukan harus jelas. Agar usaha tetap berkembang, pembagian prosentase dengan agen harus wajar. Buatlah perjanjian dan tepati, misalnya tentang baju rusak atau baju hilang. Memanfaatkan management yang baik dan disiplin. Misalnya biasa 3 hari selesai, usahakan lebih singkat. Kalau bisa pagi diterima siang sudah jadi. Buatlah pembukuan yang rapi. Harus dipisahkan antara pengantaran, pengambilan, buku agen dan lain-lain. Buatlah rekapitulasi dari setiap agen pada setiap akhir bulan. Mudah-mudahan dengan informasi yang sedikit tersebut dan beberapa kiat untuk menjadi Pengusaha Bisnis Laundry yang suskes dapat menjadi inspirasi teman-teman. Selamat menjadi tukang cuci, minimal tukang cuci sementara dirumah, gantiin istri untuk yang belum dapat kerjaan. http://wirausaha.itgo.com/loundry.htm
Berusaha dibidang agribisnis dan usaha kecil, peluangnya cukup banyak. Kalau mau dihitung bisa mencapai ribuan jenis usaha, mulai dari usaha dirumah, kaki lima, sampai usaha yang memerlukan tempat yang representative. Bingung memilihnya ?. | Kalau anda masih bingung memilih usaha apa yang cocok buat diri anda, coba pelajari terlebih dahulu Tuntunan Berwirausaha didalam site ini. | Dibawah ini bermacam usaha yang bersumber dari Tabloid Mingguan, Majalah, Surat Kabar, Buku dan dari teman-teman yang perduli kepada anda dengan berharap janganlah jadi pengangguran. - Bisnis Iler Yang Bikin Lher
- Beternak Lebah Hasilnya Melimpah
- "NGGAK NYANGKA"
TANAMAN SUJI MUDAH JADI DUIT - Beternak Perkutut, Siapa Mau Ikut
- Meraup Untung Dari Ayam Kampung
- Sempit Lahannya, Parkit Usahanya
- Lebih Puas Beternak Ikan Mas
- Gelatik Putih Bisnis Menggelitik
- Beternak Mencit Hasilkan Duit
- Budidaya Kupu-Kupu
- Memelihara Ulat Dapat Keuntungan Berlipat
- Kascing Ditanggung Tak Bikin Pusing
- Beternak Merpati Balap, Omzetnya Mantap
- Di Lautpun Mujair Berjaya
- Beternak Lele Untungnya Jangan Dianggap Sepele
- Ikan Hias Tak Sekedar Jadi Pajangan
- Senyum Cerah Peternak Sapi Perah
- Menyemai Bibit Menuai Duit
- Rumput Hermada Untungnya Bikin Tepuk Dada
- Jurus Jitu Menanam Jamur Kayu
- Menanam Kentang Hasilnya Menantang
- Indahnya Keuntungan Menanam Anggrek
- Tanamlah Kangkung, Petiklah Untung
- Bisnis "Penetasan Uang" Mau Coba ?
- ccc
| Kendaraan & Perlengkapannya | - Truk Bekaspun Laku Dieksport
| Komputer & Perlengkapannya | - Melirik Bisnis Komputer Bekas
- Usaha Setting dan Rental Komputer
- Pengetikan Skripsi, Pembuatan Laporan dan Cetak Invoice
- Kursus Private Komputer
- Usaha Kertas Bekas, Untungnya Pantas
- Bisnis Emas Imitasi
- Besi Tua Berjaya dari Tempat Kusam
- ccc
- Masihkah Ada Peluang Di Bisnis Laundry
- Limbah Ban Bekas Jadi Sikat Kawat
- Warnet dan Jurus Jitunya
- Mengeruk Untung di Bisnis Wartel
- Segarnya Waralaba Es Dogeria
- Oli Bekas : Butuh Seribu Drum Sehari
- Kiat Menembus Pasar Garmen Di Sarinah
- Mari Mengelola Warung Serbaguna
- Wirausaha Untuk Sang Istri
- Jutaan Rupiah Dari Kamar 9 Meter Persegi
- Ayo Menjual Sembako Bersama KDI
- Lebih Hemat dan Segar Dengan Kaldu Tahu
- Usaha Kafe.
- Mencintai Alam Menuai Untung
Tip Berusaha - Jagalah tujuan usaha
- Kuasai transaksi keuangan
- Mengetahui titik impas
- Material semurah murahnya
- Hilangkan yang tidak perlu
- Efisiensi tinggi dan upah tinggi.
- Usahakan laba lebih besar
Datangi kantor Unit Pertamina di masing- masing wilayah. Jelaskan maksud dan tujuan Anda ke pengurus PUKK. Buat proposal sederhana. Jika disetujui, maka petugas PUKK akan mensurvei kelokasi usaha Anda Jika layak, tunggu aja kucuran kreditnya. | Tipe Orang yg Pas terjun ke : DUNIA WIRAUSAHA | |
|